WARTANOW.COM – Menjelang pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), kesiapan fasilitas medis bagi puluhan ribu muktamirin dan muhibbin terus dimaksimalkan. Puluhan posko kesehatan 24 jam siap mengawal kondisi fisik para tamu dan warga Nahdliyin di sepanjang jalur strategis menuju lokasi utama kegiatan.
Pantauan di lapangan menunjukkan pos pemantauan medis sudah siaga sejak memasuki kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Tepat di dekat gerbang keluar tol Jombang, berderet tenda pelayanan kesehatan gratis yang didirikan secara swadaya oleh berbagai elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga partai politik.
Koordinator Kesehatan Panitia Muktamar ke-35 NU, HM Zulfikar As’ad (Gus Ufik), menegaskan bahwa integrasi layanan medis ini disiapkan untuk merespons tingginya antusiasme warga yang hadir dari berbagai penjuru tanah air.
“Tim kesehatan siaga 24 jam penuh. Di setiap titik selalu ada dokter, perawat, dan unit ambulans yang siap memberikan layanan cepat respons untuk para muktamirin serta penggembira Muktamar,” ujar Gus Ufik di Jombang, Selasa (25/8/2026).
Rektor Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) tersebut menambahkan, maraknya partisipasi lintas elemen dalam mendirikan posko pelayanan menjadi bukti kuatnya daya rekat sosial organisasi NU di tengah masyarakat.
Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) bersama jaringan Rumah Sakit NU (RSNU) turut menyiagakan sedikitnya 10 titik layanan medis primer di area krusial kedatangan peserta, mulai dari stasiun, bandara, hingga kawasan peristirahatan (rest area).
Sementara itu, untuk arena utama di Kompleks Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, panitia menyiagakan tiga posko kesehatan inti. Posko ini beroperasi nonstop menggunakan sistem giliran (shift) tenaga medis profesional guna memastikan seluruh rangkaian agenda forum tertinggi NU berjalan aman dan kondusif. (MFG)












