WARTANOW.COM – Baktiku Negeriku sebagai program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan dari Telkomsel kembali hadir sebagai bentuk komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat pembangunan desa dan mendorong transformasi digital yang inklusif. Di tahun ini, program tersebut berlangsung di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi pada tanggal 11 sd 13 Juni 2026 lalu, di mana sebelumnya telah terlaksana di Kabupaten Cianjur.
Manager Corporate Communications Area Jawa Bali Telkomsel Erwin Kusumawan mengungkapkan “Baktiku Negeriku hadir dengan pendekatan yang lebih kuat pada pemberdayaan karyawan sebagai mentor dan penggerak perubahan di masyarakat melalui semangat “Melayani Sepenuh Hati”. Kami hadir tidak hanya sebagai penyedia konektivitas, tetapi juga sebagai mitra yang memahami kebutuhan masyarakat desa, mulai dari literasi digital, penguatan ekonomi lokal, hingga pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas.”
Berbeda dari tahun sebelumnya, Baktiku Negeriku 2026 memperkuat implementasi Employee Volunteering Program (EVP), di mana karyawan Telkomsel tidak hanya berperan sebagai relawan, tetapi juga sebagai mentor, fasilitator, serta penghubung akses pengetahuan dan teknologi. Melalui peran ini, karyawan turut mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan, seperti edukasi literasi digital, pengembangan UMKM, serta pemanfaatan teknologi di sektor pertanian dan pariwisata.
Selain itu, program ini juga mengedepankan pemberdayaan anak muda desa sebagai local champion yang dipersiapkan untuk memimpin inisiatif perubahan di daerahnya. Mereka dilibatkan secara aktif dalam perencanaan hingga pengelolaan program berbasis potensi lokal guna menciptakan dampak yang berkelanjutan dan relevan.
“Desa Bayu memiliki beragam potensi yang luar biasa untuk dikembangkan, mulai dari Rawa Bayu yang memiliki daya tarik di bidang wisata dan religi, lahannya yang begitu subur sebagai penghasil buah durian dan manggis, hingga masyarakat dan pemudanya yang begitu ramah dan terbuka. Kehadiran program ini sebagai wujud kolaboratif antara Telkomsel dengan warga desa untuk mengoptimalkan potensi desa,” tambah Erwin.
Program Baktiku Negeriku 2026 mencakup sejumlah aktivitas utama, antara lain implementasi Integrated Farming Demonstration Plot, pengembangan Creative Tourism berbasis ekonomi sirkular, pembangunan Telkomsel Creative Digital Center sebagai pusat literasi digital, serta rangkaian kegiatan edukasi yang melibatkan masyarakat selama pelaksanaan program.
Melalui rangkaian inisiatif ini, Telkomsel menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat desa, mulai dari peningkatan keterampilan digital, peluang pengembangan usaha, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung produktivitas sehari-hari, sehingga masyarakat dapat lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
Pada saat yang sama, program ini memperkuat ekosistem kolaboratif antara masyarakat, pemerintah desa, dan Telkomsel sebagai penggerak dan enabler pemberdayaan masyarakat, yang tidak hanya menghadirkan akses teknologi, tetapi juga dukungan menyeluruh mulai dari penguatan kapasitas, penyediaan sarana pendukung, hingga pendampingan berkelanjutan, sehingga dampak yang dihasilkan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga relevan dan berkelanjutan sesuai kebutuhan lokal.
Kepala Desa Bayu Ir. Yulia Herliana memberikan apresiasi kepada Telkomsel. “Saya merasa bangga dan senang atas perhatian yang diberikan oleh Telkomsel kepada kami. Melalui kolaborasi ini, kami diajak untuk tidak hanya mengandalkan pemerintah pusat, tetapi bisa menjadi desa yang mandiri untuk meningkatkan pendapatannya. Sharing dan insight yang diberikan begitu luar biasa mengenai pemanfaatan internet dengan tepat dan produktif,” ucapnya.
Keberlanjutan program ini juga melanjutkan dampak positif dari pelaksanaan Baktiku Negeriku di tahun-tahun sebelumnya, yang telah menunjukkan peningkatan pada aspek ekonomi, literasi digital, serta partisipasi sosial masyarakat di berbagai wilayah. (DIK)












