PemerintahanUmum

Hadapi Dinamika Global, Emil Dardak Ajak K3 Jatim Perkuat Ketahanan Sosial

219
×

Hadapi Dinamika Global, Emil Dardak Ajak K3 Jatim Perkuat Ketahanan Sosial

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak (paling kiri)bersama para anggota Kerukunan Keluarga Kalimantan (K3) Jatim. (Foto: Humas Pemprov)

WARTANOW.COM – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menekankan pentingnya penguatan persatuan dan ketahanan sosial di tengah ketidakpastian kondisi global. Ajakan tersebut disampaikan Emil saat menghadiri pertemuan dengan Kerukunan Keluarga Kalimantan (K3) Jawa Timur pada Sabtu (11/4/2026).

Emil menyoroti bahwa dinamika global saat ini, mulai dari konflik geopolitik hingga fluktuasi harga energi, menuntut daerah untuk memiliki fondasi sosial yang kokoh agar stabilitas tetap terjaga.

Ekonomi Bukan Satu-satunya Penentu
Meski ekonomi Jawa Timur menunjukkan performa impresif, Emil mengingatkan bahwa kekuatan finansial saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan ekonomi. Ketahanan sosial harus diperkuat melalui persatuan dan gotong royong,” ujar Emil dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa Jawa Timur merupakan “rumah besar” bagi seluruh elemen bangsa. Warga asal Kalimantan yang menetap di Jawa Timur dinilai memiliki peran strategis dalam pembangunan di berbagai lini, mulai dari sektor pendidikan, budaya, hingga usaha.

Performa Ekonomi Jatim Melampaui Nasional
Di tengah kewaspadaan terhadap dampak global, Jawa Timur mencatatkan capaian ekonomi yang gemilang sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data yang dipaparkan:

Pertumbuhan Ekonomi: Mencapai 5,85%, melampaui rata-rata pertumbuhan nasional yang berada di angka 5,39%.

PDRB ADHB: Tercatat sebesar Rp3.403,17 triliun, mengukuhkan Jawa Timur sebagai kontributor ekonomi terbesar kedua di Pulau Jawa.

Namun, Emil memberikan catatan khusus terkait kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat yang mulai berdampak ke daerah. Hal ini menuntut masyarakat dan pemerintah untuk lebih adaptif terhadap perubahan di sektor pangan, perdagangan, dan pariwisata.

Peran Strategis K3 Jatim dalam Harmoni Sosial
Dalam kesempatan tersebut, Emil mendorong K3 Jatim untuk tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga harmoni sosial. Organisasi ini diharapkan mampu membangun narasi yang inklusif dan moderat guna menangkal potensi perpecahan.

READ  PLN: Tarif Listrik Tetap, Pemerintah Tahan Kenaikan hingga 2025

“Saya berharap pengurus menjalankan tugas dengan tanggung jawab, dedikasi, dan integritas tinggi,” tambahnya.

Menutup arahannya, Emil mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat kolaborasi. Menurutnya, kebersamaan adalah modal utama agar Jawa Timur tetap tumbuh dan memiliki daya saing yang kuat di masa depan meskipun badai tantangan global terus mengancam. (SYZ)