PolitikUmum

Denmark Mulai Kerahkan Pasukan Pendahulu ke Greenland

385
×

Denmark Mulai Kerahkan Pasukan Pendahulu ke Greenland

Sebarkan artikel ini
Peralatan militer Angkatan Bersenjata Denmark (Foto: X/Forsvarsministeriet/Danish MoD)

WARTANOW.COM – Denmark mulai mengirim pasukan pendahulu beserta peralatan militer ke Greenland di tengah meningkatnya ketegangan terkait kepentingan strategis pulau tersebut di kawasan Arktik. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat kehadiran militer Kerajaan Denmark di wilayah otonom tersebut.

Pasukan pendahulu yang dikirim bertugas menyiapkan kebutuhan logistik dan infrastruktur guna mengantisipasi kemungkinan kedatangan pasukan Denmark dan sekutunya dalam jumlah lebih besar. Media lokal Denmark, DR, melaporkan bahwa pengerahan ini menandai keseriusan Kopenhagen dalam meningkatkan postur pertahanan di Greenland.

Namun demikian, sebagian besar kemampuan tempur Denmark saat ini masih terikat pada komitmen Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di kawasan Baltik. Kondisi tersebut membuat pengerahan pasukan ke Greenland dilakukan secara bertahap dan melibatkan personel militer internasional.

Juru bicara Partai Enhedslisten yang berhaluan kiri menyatakan bahwa tentara Denmark akan bergabung dengan pasukan internasional dalam misi tersebut. “Ini merupakan keputusan yang bijaksana,” ujarnya, seperti dikutip Anadolu, Kamis (15/1/2025).

Ia menambahkan, sejumlah tentara dari negara-negara Eropa juga akan bergerak menuju Greenland. “Sehingga pengerahan ini menjadi sinyal tegas kepada kekuatan besar mana pun agar tidak mencoba mengancam Greenland,” katanya.

Greenland merupakan wilayah otonom yang berada di bawah kedaulatan Kerajaan Denmark. Pulau terbesar di dunia itu memiliki posisi strategis sekaligus kekayaan sumber daya mineral yang melimpah, sehingga menarik perhatian berbagai negara besar, termasuk Amerika Serikat (AS).

Denmark dan pemerintah Greenland secara tegas menolak wacana penjualan pulau tersebut, serta menegaskan kedaulatan Denmark atas wilayah itu. Menteri Pertahanan Denmark, Troels Lund Poulsen, memastikan bahwa pemerintahnya berencana menjadikan kehadiran militer di Greenland lebih permanen.

“Kami sedang bergerak maju untuk memperkuat kehadiran kami di Greenland,” ujar Poulsen. Ia juga menegaskan bahwa negara-negara anggota NATO akan turut hadir di pulau tersebut untuk mendukung Denmark.

READ  Stok Pupuk Subsidi Aman hingga Akhir 2025, Pemerintah Optimistis Swasembada Beras

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump kembali menegaskan pandangannya bahwa Amerika Serikat harus mengambil alih Greenland guna mencegah masuknya pengaruh Rusia dan Tiongkok. “Memiliki Greenland adalah kebutuhan mutlak demi kepentingan keamanan ekonomi Amerika Serikat,” ucap Trump. (ZDA)