Umum

BPBD Malang Perkuat Penanganan Kekeringan, Ratusan Ribu Liter Air Disalurkan

213
×

BPBD Malang Perkuat Penanganan Kekeringan, Ratusan Ribu Liter Air Disalurkan

Sebarkan artikel ini

WARTANOW.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang terus memperkuat penanganan dampak kekeringan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.

Penyaluran dilakukan selama masa tanggap darurat bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung di Kabupaten Malang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan total bantuan air bersih yang telah disalurkan hingga saat ini mencapai 824.400 liter.

“BPBD bersama sejumlah instansi terkait kembali mendistribusikan 64.800 liter air bersih menggunakan empat armada dengan 14 rit pengiriman,” kata Sadono, Selasa (1/9/2026).

Distribusi air bersih terbaru menyasar sejumlah fasilitas dan permukiman warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air. Penyaluran dilakukan ke Desa Sumberagung dan Puskesmas Sitiarjo di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Desa Tumpakrejo di Kecamatan Gedangan, Desa Karangkates di Kecamatan Sumberpucung, serta Desa Sumberoto di Kecamatan Donomulyo.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Malang, kekeringan saat ini berdampak pada lima desa yang tersebar di empat kecamatan. Jumlah masyarakat yang terdampak mencapai sekitar 2.857 kepala keluarga atau 8.957 jiwa.

Sadono mengatakan Desa Karangkates menjadi wilayah dengan jumlah distribusi air bersih terbesar sejak program penyaluran dimulai pada 8 Agustus 2026.

“Desa Karangkates menjadi wilayah penerima distribusi air bersih terbesar dengan total 259.800 liter sejak awal penyaluran pada 8 Agustus 2026. Selanjutnya Desa Sumberagung menerima 170.000 liter, Desa Tumpakrejo 155.000 liter, Desa Kedungbanteng 75.000 liter, dan Desa Sumberoto 69.600 liter,” bebernya.

BPBD Kabupaten Malang memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan warga tetap memperoleh akses air bersih selama kondisi kemarau berlangsung.

READ  Arus Peti Kemas TPK Ambon Naik Jadi 112.502 TEUs Sepanjang 2025

Selain melakukan distribusi, BPBD juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk menjaga ketersediaan pasokan air bersih. Kolaborasi diperlukan mengingat kebutuhan masyarakat dapat meningkat apabila kondisi kekeringan berlangsung lebih lama.

Dalam pelaksanaan penyaluran, BPBD Kabupaten Malang melibatkan sejumlah pihak, di antaranya PMI Kabupaten Malang, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang, Perumda Tirta Kanjuruhan, PJT I Karangkates, perangkat desa setempat, puskesmas, serta unsur relawan.

BPBD mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menggunakan air secara bijak dan hemat. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pemerintah desa maupun BPBD apabila mengalami kesulitan memperoleh akses air bersih.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mengurangi dampak kekeringan yang terjadi selama musim kemarau di Kabupaten Malang. (XBP)