BisnisUmum

INKA Bangun Test Track 3 Kilometer di Banyuwangi, Perkuat Daya Saing Industri Kereta Nasional

303
×

INKA Bangun Test Track 3 Kilometer di Banyuwangi, Perkuat Daya Saing Industri Kereta Nasional

Sebarkan artikel ini

WARTANOW.COM – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA tengah mempercepat pembangunan fasilitas test track atau jalur uji kereta api sepanjang kurang lebih 3 kilometer di kawasan workshop PT INKA Banyuwangi, Jawa Timur. Fasilitas modern ini ditargetkan rampung dan siap beroperasi pada Desember 2026 mendatang.

Nantinya, jalur uji ini akan difungsikan khusus untuk pengujian dinamis berbagai jenis kereta berpenggerak, seperti Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Rel Diesel (KRD), sebelum sarana transportasi massal tersebut resmi dioperasikan secara massal.

Senior Manager Humas dan Kantor Perwakilan PT INKA, Hartono, menjelaskan bahwa pembangunan test track ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan dalam mendongkrak kapabilitas manufaktur perkeretaapian nasional. Jalur uji tersebut dirancang mengelilingi area pabrik (workshop) guna mengoptimalkan proses evaluasi performa kereta hasil produksi.

“Pembangunan test track sepanjang kurang lebih 3 kilometer untuk melakukan pengujian dinamis produk kereta, baik KRL maupun KRD,” ujar Hartono pada Minggu, 14 Juni 2026.

Fasilitas Lengkap dengan Sistem Kelistrikan 1.500 VDC
Hartono menambahkan, progres pengerjaan di lapangan terus berjalan secara simultan agar proyek strategis ini dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar baku yang ditetapkan.

Tidak sekadar lintasan lurus, test track di Banyuwangi ini akan dilengkapi dengan berbagai kontur menantang, mulai dari jalur naik-turun, struktur jembatan, hingga sistem catenary (jaringan listrik aliran atas). Setelah rampung, jalur ini juga akan disuntik sistem kelistrikan bertegangan tinggi sebesar 1.500 Volt Direct Current (VDC).

“Test track ini akan memiliki sumber tenaga dengan tegangan 1.500 VDC yang berfungsi sebagai masukan bagi sistem propulsi kereta sehingga dapat digunakan untuk pengujian pengoperasian kereta secara dinamis,” tutur Hartono.

READ  Dari Hulu ke Hilir, Cokelat Mojopahit Bawa Kakao Lokal Naik Kelas

Kehadiran tegangan listrik ini sangat krusial agar kereta yang baru saja keluar dari lini perakitan bisa langsung menjalani uji coba performa mesin dan sistem propulsi secara riil dan dinamis.

Kejar Ketertinggalan dan Dongkrak Daya Saing Global
Meskipun PT INKA memegang predikat sebagai satu-satunya produsen kereta api terintegrasi di kawasan Asia Tenggara, Hartono tidak menampik bahwa industri dalam negeri masih harus memacu diri untuk menyamai kecanggihan fasilitas pengujian yang dimiliki negara-negara raksasa seperti Jepang, China, dan Korea Selatan.

Sebelumnya, PT INKA sebenarnya sudah memiliki fasilitas jalur uji di pabrik Madiun. Hanya saja, lintasan di Madiun kapasitasnya cukup terbatas karena hanya memiliki panjang sekitar 1 kilometer dan jalurnya tidak berbentuk melingkar (loop).

“Dengan pembangunan test track ini, kami ingin mengejar ketertinggalan manufaktur dalam negeri agar kemampuan memproduksi kereta semakin baik dan kualitas produk yang dihasilkan terus meningkat,” ucap Hartono optimistis.

Melalui investasi infrastruktur ini, Banyuwangi diproyeksikan akan semakin kuat posisinya sebagai pusat produksi sarana perkeretaapian modern. Langkah ini sekaligus menjadi lompatan besar bagi PT INKA untuk meningkatkan daya saing produk anak bangsa, baik di pasar regional Asia Tenggara maupun di kancah internasional. (PMD)