Olah RagaUmum

Persebaya Takluk 0-3, Tavares Soroti Turunnya Mental Saat Tertinggal

350
×

Persebaya Takluk 0-3, Tavares Soroti Turunnya Mental Saat Tertinggal

Sebarkan artikel ini

WARTANOW.COM – Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan Persija Jakarta setelah kalah telak 0-3 dalam lanjutan pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026).

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengaku kecewa atas hasil tersebut. Ia menilai kekalahan timnya bermula dari kesalahan mendasar yang berujung pada gol penalti, sehingga membuat permainan Persebaya sulit berkembang.

“Gol pertama yang kami terima berawal dari kesalahan mendasar. Setelah penalti itu, Persija bermain semakin nyaman dan kami terlalu banyak memberi ruang,” ujarnya.

Pada babak pertama, Persebaya sempat tampil sabar dengan menjaga tempo permainan. Namun tekanan Persija sejak awal laga membuahkan hasil pada menit ke-16 setelah wasit memberikan penalti. Eksekusi tenang dari Allano Lima membawa tuan rumah unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Bajol Ijo mencoba meningkatkan intensitas serangan. Sempat mencetak gol melalui Mihailo Perovic, namun dianulir karena offside. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih menekan dengan sejumlah pergantian pemain. Namun Persija justru lebih efektif. Pada menit ke-54, Eksel berhasil menggandakan keunggulan melalui serangan balik cepat.

Persija kembali menambah gol pada menit ke-76, lagi-lagi melalui Eksel yang memanfaatkan peluang di depan gawang. Skor berubah menjadi 3-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Di sisa pertandingan, Persebaya terus berupaya mencetak gol balasan. Namun solidnya lini pertahanan Persija membuat setiap peluang gagal dimaksimalkan hingga peluit panjang dibunyikan.

Tavares menyoroti menurunnya fokus dan mental pemain saat tertinggal, sehingga timnya tidak mampu bangkit.

“Saat tertinggal, fokus dan mental kami menurun. Ini harus jadi evaluasi. Ketika situasi tidak berjalan baik, kontrol emosi dan fokus kami menurun. Hal seperti itu tidak boleh terjadi jika kami ingin menjadi tim yang lebih baik,” tegasnya.

READ  Persija Tundukkan Persebaya 3-1 di GBT, Macan Kemayoran Naik ke Peringkat Tiga

Ia juga mengakui atmosfer pertandingan di kandang Persija selalu menjadi tantangan berat bagi tim tamu. Meski demikian, ia meminta timnya menjadikan kekalahan ini sebagai bahan evaluasi.

“Hari ini memang bukan hari kami. Kami harus belajar dari pertandingan ini. Selamat untuk Persija,” ujarnya.

Sementara itu, pemain Persebaya Rachmat Irianto mengakui timnya tidak tampil maksimal dan banyak melakukan kesalahan sepanjang pertandingan.

“Kita bermain tidak bagus hari ini dan perlu banyak evaluasi karena banyak melakukan kesalahan, baik di area sendiri maupun di depan,” katanya.

Hasil ini membuat Persebaya tertahan di papan atas klasemen dengan 42 poin. Sementara Persija mengamankan tiga poin penting di kandang dan naik ke peringkat ketiga dengan raihan 55 poin. (WEQ)