Umum

BB TNBTS Perketat Skema Masuk Cemorolawang Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026

252
×

BB TNBTS Perketat Skema Masuk Cemorolawang Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
View desa Cemorolawang dari puncak Seruni - Foto Istimewa

WARTANOW.COM – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) resmi menetapkan serangkaian langkah strategis untuk menyambut lonjakan kunjungan wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Fokus utama pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan dipusatkan di pintu masuk Cemorolawang guna menjamin kelancaran serta keamanan pengunjung.

Kepala BB TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menegaskan bahwa pemeriksaan tiket akan dilakukan secara berlapis, dimulai dari titik krusial di pertigaan Cemorolawang menuju Seruni Point.

Skema Alur Masuk Wisatawan
Untuk menghindari penumpukan kendaraan di gerbang utama, pengelola menerapkan sistem pemilahan kendaraan berdasarkan status booking online:

1. Jalur Seruni Point: Diperuntukkan bagi kendaraan atau pengunjung yang belum memiliki tiket/booking online (untuk diarahkan putar balik atau penyelesaian administrasi).

2. Jalur Mentigen: Digunakan sebagai area transit bagi rombongan yang sudah memesan tiket namun jumlah personel tidak sesuai dengan data di sistem.

3. Pintu Resmi (Direct Access): Khusus bagi pengunjung dengan dokumen lengkap dan jumlah rombongan yang sesuai untuk langsung melakukan pemindaian barcode.

“Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh wisatawan telah melakukan pemesanan secara online melalui situs resmi. Kami juga mengingatkan bahwa anak usia di atas lima tahun wajib memiliki tiket masuk,” ujar Rudijanta, Minggu (22/3).

Kolaborasi Pengamanan Lintas Sektor
Guna mengurai kepadatan di titik-titik rawan macet, BB TNBTS mengerahkan personel gabungan yang terdiri dari:

1. Petugas internal TNBTS.

2. Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

3. Masyarakat Mitra Polhut (MMP).

4. Masyarakat Peduli Api (MPA).

Imbauan Keselamatan dan Kelestarian Alam
Selain masalah administratif, pihak pengelola mengeluarkan sejumlah poin penting bagi calon wisatawan:

Zona Terlarang: Wisatawan dilarang memasuki area rawan bencana di kawasan kaldera, termasuk lokasi yang populer dengan sebutan Planet Bromo.

READ  Di Hari Guru Nasional, Presiden Kenang Ketegasan Guru Masa Lalu

Prinsip Zero Waste: Pengunjung diwajibkan membawa kembali sampah masing-masing untuk menjaga kelestarian ekosistem konservasi.

Kesiapan Fisik & Kendaraan: Mengingat jalur yang curam dan cuaca ekstrem, wisatawan diminta memastikan kondisi kendaraan (terutama roda dua) dalam keadaan prima serta menyiapkan perlengkapan baju dingin yang memadai.

“Dengan berbagai langkah ini, kami berharap kunjungan wisata selama libur Lebaran tetap aman, tertib, dan nyaman,” pungkasnya. (PQN)