BisnisUmum

Pertamina NRE Bentuk Satgas RAFI 2026, Pastikan Operasional Energi Bersih Tetap Andal

377
×

Pertamina NRE Bentuk Satgas RAFI 2026, Pastikan Operasional Energi Bersih Tetap Andal

Sebarkan artikel ini

WARTANOW.COM – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mengaktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 guna menjaga stabilitas pasokan energi bersih nasional menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh operasional pembangkit energi terbarukan yang dikelola perusahaan tetap berjalan optimal selama periode Ramadan hingga Idulfitri.

Perusahaan menyiagakan personel ahli yang akan memantau operasional pembangkit secara intensif selama masa krusial tersebut. Satgas RAFI bertugas memastikan seluruh aset operasional Pertamina NRE beroperasi dengan andal dan aman, sehingga dapat terus mendukung kebutuhan listrik nasional.

Pjs Corporate Secretary Pertamina NRE, Rika Gresia Wahyudi, mengatakan pengaktifan Satgas RAFI menjadi langkah strategis dalam menjaga keandalan operasional energi bersih yang dikelola perusahaan.

“Pengaktifan Satgas RAFI sangat vital guna memastikan seluruh aset dan operasional energi bersih yang dikelola Pertamina NRE tetap berjalan andal dan aman, sehingga dapat terus mendukung pasokan listrik nasional selama Ramadan hingga Idulfitri,” ujar Rika dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/3/2026).

Untuk memperkuat pengawasan operasional, Pertamina NRE memanfaatkan sistem New Renewable Energy Optimization and Visualization (NOVA) yang memungkinkan pemantauan seluruh aset pembangkit secara jarak jauh. Sistem tersebut memungkinkan pengawasan terintegrasi dari kantor pusat perusahaan di Jakarta terhadap seluruh unit operasional.

Selama periode RAFI, tim operasional di berbagai wilayah kerja juga melakukan pemantauan selama 24 jam melalui ruang kendali. Selain itu, perusahaan menyiapkan mekanisme tanggap darurat guna memastikan koordinasi penanganan kondisi kritis dapat dilakukan secara cepat bersama pihak terkait.

Pertamina NRE juga memastikan kesiapan sumber daya manusia dengan menyiapkan personel operator di setiap fasilitas pembangkit agar operasional tetap berjalan optimal selama periode siaga tersebut.

READ  KPK Sudah Selidiki Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sejak Awal 2025

Saat ini, Pertamina NRE mengelola portofolio energi bersih dengan total kapasitas terpasang mencapai 2,551 gigawatt yang tersebar di berbagai wilayah operasional di Indonesia. Portofolio tersebut mencakup pembangkit berbasis surya, panas bumi, gas alam, hingga biogas.

Kontribusi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berasal dari 261 unit dengan total kapasitas mencapai 55,69 megawatt yang tersebar di berbagai wilayah untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat selama periode RAFI.

Selain itu, anak usaha PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mengelola enam wilayah kerja panas bumi, yakni di Kamojang dan Karaha (Jawa Barat), Ulubelu (Lampung), Lahendong (Sulawesi Utara), Lumut Balai (Sumatera Selatan), serta Sibayak (Sumatera Utara).

Pertamina NRE melalui afiliasi PT Jawa Satu Power (JSP) juga mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) dengan kapasitas 1.760 megawatt. Perusahaan juga mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) dengan kapasitas 2,4 megawatt.

Sementara itu, Pertamina secara keseluruhan memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri tetap aman.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa stok energi nasional dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Stok BBM, LPG, dan avtur sudah aman dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia selama Ramadhan dan Idul Fitri,” kata Baron dalam acara Silaturahmi dan Buka Puasa Pertamina Group bersama jurnalis di Jakarta, Selasa (3/3/2026). (OPY)